Terancam Longsor 21 Kepala Keluarga Warga Desa Gunungwangun Di Ungsikan

Photo Warga Gunungwangun di Pengunsian

Bantenterkini.com-Cibeber, Sungguh menjadikan suatu kecemasan bagi warga Desa Gunungwangun yang terdiri dari 21 Kepala Keluarga atau 71 jiwa, pasalnya dimusim penghujan ini harus mengungsi ke tenda BPBD dan rumah kerabatnya yang jauh dari tempat tinggalnya, karena menghindari ancaman longsor yang suatu saat bisa saja terjadi diakibatkan retakan tanah di perkampungan mereka yang makin membesar tepatnya kampung Sukalaksana,

Kepala Desa Gunungwangun, Ukan S. mengatakan : “sekitar kurang lebih 21 kepala kelurga warga Kampung Sukalaksana harus diungsikan ke Kampung Sukamulya Desa Gunungwangun, Kecamatan Cibeber karena terancam longsor”.

Suasana di dalam tenda pengungsian

“Kampung Sukalaksana yang warga diami selama ini sudah terlihat retakan yang semakin melebar, warga merasa khawatir ketika hujan turun yang mungkin saja membawa material tanah atau batu tersebut  bisa menyebabkan longsor besar dan menimpa rumah warga, seperti kejadian Kampung Garehong silam yang memang berdekatan dengan Desa Gunungwangun, yang mana titik rawan longsor ada di atas pemukiman warga yang kapan sja bisa menimpa,” jelas Ukan kepada media.

Ukan juga menegaskan kepada warganya agar segera mengungsi dan tetap waspada, untuk sementara warga dapat mengungsi di rumah-rumah warga sekitar yang di anggap aman dari bahaya ancaman longsor tersebut.

Salah satu warga pengungsi, Sadi mengungkapkan, warga sangat khawatir atas kondisi tanah dipermukimannya, karena hingga tadi malam sudah terasa getaran.

“Saya kira awalnya gempa bumi, tapi setelah kami keluar rumah dan bertanya warga kampung sebelah ternyata tidak merasakan getaran,” katanya.

Rd.Citok/EL

Bagikan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *