Menyoroti Lembaga Survai di Pemilu 2019

Dokumentasi photo Ucu Juhroni bersama pegiat pemilu demokratis

Bantenterkini.com-Pemilihan umum Yang akan dilaksanakan pada tanggal 17  April 2019  semakin dekat tinggal menghitung hari lagi pelaksanaan  pemilu serentak akan segera di laksanakan. panasnya suasana pemilu 2019 tidak terlepas dari tersebarnya berbagai kejadian baik berita di media Elektronik seperti TV atau media Online sebuah kejadian yang benar terjadi ataupun berita Hoak.bahkan Susana tegang jelang pileg dan pilpres ini tidak terlepas dari menjamurnya Lembaga Survai baik di media online atau di media mainstream.

Menjamurnya  berbagai lembaga  survai yang merilis hasil survai baik  yang mengangkat salasatu calon.atau sebaliknya dikomentari  pengiat pemilu dan demokratis dalam salasatu tulisannya.

*Ucu Juhroni” salasatu pegiat Pemilu dan Demokratis mengatakan dalam tulisannya  lembaga survay adalah  sarana untuk mengkonfirmasi akademik dengan konsep-konsep yang dapat dipertanggungjawabkan tidak boleh bohong dan menyesatkan. Apapun santapan keranah publik harus jujur.

Lembaga survei tidak boleh memaksa responden untuk mengikuti cara berfikir penyusun instrumen.

Dalam  hal ini sorotan kita sebagai sivil Society Sangat diperlukan.
Selemah-lemahnya iman kita diam, tapi kita tidak mau menjadi orang selemah iman.

Lembaga survei boleh keliru tidak boleh bohong, meninggi-ninggi yang lain  merendah-rendah yang lain itu yang tidak boleh.
Jangan mengaduk-aduk dan mengharu biru apa lagi keceplosan yang disengaja. Lembaga survei itu untuk pemilu bukan untuk pemodal.kalo kepuasan tinggi itu serta Merta elektabilitas akan tinggi, jangan berkelit “oh tidak…dia memiliki kepuasan tapi Masyarakat tidak memilih dia”.
Oh….apa ini artinya?
Apa yang salah dari pelaksanaan survai?
Ingat bung demokrasi untuk mengedukasi dan pencerahan jangan ditarik mundur.pungkasnya
Rd.Citonk

Bagikan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *