Jembatan Penghubung Rusak Saat Banjir Bandang Warga Dua Desa di Kecamatan Cibeber Terisolir

photo warga yang antri melintasi jembatan darurat

Bagikan ini

Bantenterkini.Com Cibeber 9/12/2019. Banjir bandang yang terjadi pada hari Jum’at sore Tanggal 6/12/2019 telah mengakibatkan jembatan putus di perbatasan Desa Cisungsang -Desa Situmulya dan Desa Kujangsari yang juga jadi jalan utama Desa Situmulya Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak Provinsi Banten

Dalam kondisi darurat warga membuat jembatan peyebrangan dari bambu, namun dengan terus meningkatnya curah hujan Air kembali meluap, jembatan penyeberangan yang dibuat darurat sama Masyarakat setempat terbawa arus. Sehingga aktivitas masyarakat menjadi lumpuh total dan terisolir dari hari kejadian Jumat (06/12/2019) Pukul 18.15 WIB sampai dengan sekarang.

Photo Kondisi warga yang antri saat mau menyebrangi jembatan bambu

*Nandar (Relawan Kemanusiaan) Warga Kp. Cisitu Desa Kujangsari yang stay dilokasi kejadian mengatakan

*Saat ini yang masyarakat butuhkan material untuk membuat jembatan penghubung agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa lagi,hujan sudah mulai tiap hari dan air sungai akan kembali besar sehingga jembatan bambu yang di buat masyarakat itu akan hanyut kembali, yang kami hawatirkan bila ada yang sedang melintas dan berada di penyebrangan,sulitnya akses Jembatan bisa mengakibatkan warga celaka.pungkas nandar

Photo Jembatan perbatasa Cisungsang -Situmulya dan Kujangsari yang hancur dihantam banjir bandang

Mohon Perhatian Untuk yang mau memberikan bantuan ke lokasi kejadian jembatan putus di Desa Kujangsari Kec. Cibeber, baiknya harus didampingi oleh masyarakat setempat. Agar tau Medan jalan menuju lokasi yang jalannya rusak, terjal, bebatuan, dan licin jika hujan.

Silahkan hubungi… 🙏
kang Nandar No Hp WA: +62 858-8290-6224 (Indosat)
Kang Ikbal Ikbal Anggota Relawan Cisitu Community: +62 858-7253-3517 (Indosat)
Kang Egi Tokoh Pemuda Masyarakat Cisitu Desa Kujangsari: +62 857-2366-3331 (Indosat)
Untuk Telkomsel dan XL susah sinyal

Photo warga dan relawan saat menyebrangi jembatan bambu

Sekmat Cibeber “Jupri S Ip” ketika kami temui, Meminta pada pemerintah kabupaten Lebak atau provinsi Banten melalui BPBD nya segera melakukan tindakan, baik membuat jembatan sementara yang bisa aman dipakai masyarakat melintas, sebelum di bangun secara permanen, di Dua desa tersebut Situmulya dan Kujangsari lebih dari 1500 Kepala Keluarga (KK) yang perlu segera mendapat perhatian karena lumpuhnya transportasi, semoga pemerintah segera memberikan bantuan secepatnya untuk akses jalan, agar masyarakat bisa kembali beraktivitas. Pungkasnya

Rd.Citonk/El

Bagikan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *