PANDEGLANG,– Anggota MPR RI Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan bahwa penanaman semangat Bhinneka Tunggal Ika menjadi kunci utama dalam mencegah konflik sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tema “Menanamkan Semangat Bhinneka Tunggal Ika untuk Mencegah Konflik Sosial” di Gedung PGRI Cadasari, Desa Ciinjuk Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (27/12/2025).
“Konflik sosial sering kali muncul karena perbedaan yang tidak dikelola dengan baik. Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk menghargai perbedaan sebagai kekayaan bangsa, bukan ancaman,” ujar Adde Rosi.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai dalam empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus terus ditanamkan agar masyarakat memiliki kesadaran kolektif dalam menjaga harmoni sosial.
Menurut Adde Rosi, derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang cepat dapat memicu kesalahpahaman dan polarisasi jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, penguatan nilai toleransi dan saling menghormati menjadi sangat penting.
“Empat pilar kebangsaan harus diwujudkan dalam sikap sehari-hari, seperti dialog, gotong royong, dan saling menghargai antarwarga,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh berbagai elemen masyarakat Kelurahan Saruni dan sekitarnya. Melalui kegiatan ini, Adde Rosi berharap masyarakat semakin memahami bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan mencegah konflik sosial di lingkungan masing-masing.














