Ikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan di Demokrat, Begini Kata Ahmad Herwandi

oleh
oleh

SERANG- Bakal Calon Wali Kota Serang, Ahmad Herwandi, tampil percaya diri dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar di DPD Demokrat Banten, Kecamatan Curug, Kota Serang. Sabtu kemarin, Herwandi, yang maju dari jalur independen, bertekad membawa perubahan signifikan bagi Kota Serang jika didukung Partai Demokrat.

Dalam sesi uji kelayakan and kepatutan, Herwandi mengungkapkan berbagai rencana ambisiusnya. “Penataan Kota Serang saat ini masih terhambat, terutama karena masalah penyerahan aset dari Kabupaten Serang,” ujarnya.
Herwandi menyoroti keterbatasan fasilitas kantor pemerintahan di Kota Serang, meskipun telah ditetapkan kawasan KSB sebagai pusat pemerintahan. “Penataan yang optimal belum tercapai karena keterbatasan ruang yang tidak bisa menampung seluruh OPD, sehingga tersebar di berbagai tempat,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaku Usaha RT RW Net di Desak Untuk Mengikuti Regulasi di Kemenkominfo Demi Kepentingan Konsumen

Menanggapi tantangan keuangan, Herwandi menjelaskan bahwa dengan APBD Kota Serang yang saat ini sebesar Rp1,3 triliun dan PAD sekitar Rp250 miliar, dibutuhkan peningkatan signifikan untuk membenahi kota. “Saya berjanji akan menaikkan APBD Kota Serang hingga 200% untuk menata kota menjadi lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Adde Rosi Gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan MPR-Ri di Kabupaten Lebak

Optimisme Herwandi kian tinggi setelah mengikuti tes di Partai Demokrat. Ia berharap segera mendapat surat tugas dari partai tersebut. “Saya optimis bisa mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrat. Saya sedang mengejar surat tugas yang rencananya akan keluar hari Senin,” ujarnya.

Tak hanya Demokrat, Herwandi juga berencana menggandeng partai lain untuk memperkuat koalisi. “Selasa nanti saya ada agenda di DPW PPP Provinsi Banten karena saya juga mendaftar di PPP,” ujarnya. Herwandi menyadari pentingnya berkoalisi dalam Pilkada serentak tahun ini. “Pilkada sekarang ini serentak antara Gubernur dan kabupaten/kota. Saya mengikuti kebijakan partai, karena posisi ini berjalan linier antara Provinsi dan kabupaten/kota. Saya siap mendukung apa pun yang menjadi keputusan partai,” ujarnya.