oleh

Kekerasan Seksual Anak Tinggi, Adde Rosi Dorong RUU TPKS

PANDEGLANG,- Anggota Komisi III DPR RI Ade Rossi Khoerunnisa mendukung Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) segera disahkan. Anggota Fraksi Golkar ini menilai RUU TPKS dibuat untuk penanganan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di wilayah Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

“Kami mendukung RUU TPKS, dan harus segera disahkan karena banyak sekali kasus kekerasan seksual. Regulasi RUU TPKS ini sekarang sedang disusun pemerintah, dan sedang dibahas di DPR RI,” kata Ade Rossi, saat menjadi pemateri dalam acara pelantikan dan dialog publik Kumandang Banten Komisariat Untirta periode 2021-2022 dengan tema perlindungan hukum dan mekanisme pencegahan bagi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak di Pendopo Pandeglang, Selasa (30/11/21).

Aci sapaan akrabnya menyebutkan, RUU TPKS dibuat dalam rangka mencegah kasus kekerasan seksual perempuan dan anak. Sebab, dalam RUU ada kewajiban pemerintah untuk melakukan penanganan kasus kekerasan perempuan dan anak.

“RUU ini fokus dalam pencegahan spesialis kasus seksual. Apalagi dalam RUU TPKS pemerintah daerah wajib melaksanakan pencegahan ke lingkungan masyarakat, karena jika tidak akan kena sanksi,” ucapnya.

Ia menerangkan, berdasarkan data dari pihak kepolisian kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak mencapai ribuan orang.

“kasus tindak pidana seksual perempuan dan anak di Banten ada sebanyak 1.359 orang, dan data kasus seksual di Polres Pandeglang ada sebanyak 24 kasus,” terangnya.

Komentar