NASIONAL-Akibat bencana alam tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada (24/1/2026) dini hari dan mengubur sedikitnya 30 rumah warga.
Pencarian korban tanah longsor terus dilakukan, sebanyak 25 jenazah dievakuasi akibat tertimbun tanah.
Hingga saat ini proses pencarian terus dilakukan di lokasi bencana tanah longsor.
Dari 25 jenazah baru 17 yang teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga korban.
Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan proses identifikasi masih terus berlangsung
“Dari 25 body bag, infomasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan 8 body bag masih proses identifikasi,” kata Herman.
Sulitnya pencarian korban, tiga alat berat dikerahkan untuk memudahkan evakuasi korban tanah longsor.
Herman menambahkan alat berat sepeti ekskavator dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan jika kurang akan ditambah.
“Tiga ekskavator, dari BPBD provinsi, dari Bina Marga Provinsi, dan BBWS, kalau kurang kami tambah lagi, nanti Basarnas yang menentukan kebutuhan lapangan,” ungkapnya.
Lebih lanjut Herman mengatakan untuk pencarian korban Pemerintah terus melakukan sinkronasi dengan pihak BPBD Provinsi dan Kabupaten.
“Barusan kami melakukan sinkronisasi dari BNPB dari provinsi dan kabupaten agar manajemen penanganan bencananya bisa efektif, efesien, semua bidang bisa bekerja optimal,” pungkasnya.)***














