Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NEWS

Longsor di Cisarua, Menteri LH Menduga Ada Alih Fungsi Lahan

273
×

Longsor di Cisarua, Menteri LH Menduga Ada Alih Fungsi Lahan

Sebarkan artikel ini

NASIONAL-Longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq menduga akibat alih fungsi lahan.

Bencana alam tanah longsor terjadi pada (24/1/2026) dini hari dan mengubur sedikitnya 30 rumah warga.

Hanif masih menduga adanya alih fungsi lahan yang mengakibatkan tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

Dalam hal ini, kesimpulan tersebut belum bisa dipastikan sebelum hasil kajian ilmiah selesai dilakukan.

Alih fungsi lahan dari kawasan hutan menjadi lahan pertanian sayuran dan ini hanya dugaan.

Kajian tersebut dinilai krusial karena menyangkut keselamatan warga dan penataan lingkungan ke depan. “Kami perlu waktu sekitar satu sampai dua minggu untuk menyelesaikan kajian detail bersama para ekspert dari akademisi, BRIN, dan lainnya, untuk merumuskan langkah-langkah yang tepat,” kata Hanif saat meninjau lokasi longsor, pada Minggu (25/1/2026).

BACA JUGA  Muhamad Haykal Pimpin SAPMA PP Kota Serang, Targetkan Organisasi yang Adaptif dan Inklusif

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dalam data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah tersebut tercatat terjadi selama empat hari berturut-turut dengan puncak sekitar 68 milimeter per hari.

Menurut Hanif, angka tersebut relatif lebih rendah dibandingkan sejumlah kejadian longsor besar di daerah lain.

“Curah hujannya tidak setinggi kasus Aceh yang mencapai 145 hingga 200 milimeter per hari selama beberapa hari, atau di kawasan Ciliwung,” ungkap Hanif.

Akibat bencana alam tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada (24/1/2026) dini hari dan mengubur sedikitnya 30 rumah warga.

Pencarian korban tanah longsor terus dilakukan, sebanyak 25 jenazah dievakuasi akibat tertimbun tanah.

BACA JUGA  Pencarian Korban Longsor Cisarua, 25 Jenazah Dievakuasi

Hingga saat ini proses pencarian terus dilakukan di lokasi bencana tanah longsor.

Dari 25 jenazah baru 17 yang teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga korban.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan proses identifikasi masih terus berlangsung

“Dari 25 body bag, infomasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing, dan 8 body bag masih proses identifikasi,” kata Herman.)***

Example 120x600