Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NASIONALNEWS

BKSAP DPR Bahas AI di IPB, Adde Rosi: Regulasi Harus Berpihak ke Petani

×

BKSAP DPR Bahas AI di IPB, Adde Rosi: Regulasi Harus Berpihak ke Petani

Sebarkan artikel ini

BOGOR, – Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, menekankan pentingnya penguatan regulasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Adde Rosi saat mengikuti kunjungan kerja BKSAP DPR RI dalam Focus Group Discussion (FGD) di IPB University, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/2/2026).

“Hari ini kita berbicara tentang dua hal yang sedang hype, yakni AI dan ketahanan pangan. Ketahanan pangan sendiri merupakan Astacita nomor dua yang terus digaungkan Presiden Prabowo,” kata Adde Rosi.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan DPR RI memiliki peran penting dalam memastikan regulasi yang disusun benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Ia menyebut Indonesia hingga kini belum memiliki undang-undang khusus yang mengatur AI secara komprehensif.

BACA JUGA  HPN 2026, DPRD Pandeglang Tingkatkan Sinergitas Dengan Wartawan

“Saat ini memang belum ada regulasi AI yang komprehensif. Namun sudah ada surat edaran, rencana Perpres tentang roadmap AI, serta beberapa regulasi terkait seperti UU ITE, UU PDP, dan PP Tunas Komdigi,” jelasnya.

Adde Rosi yang juga Anggota Komisi X DPR RI menyoroti pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pangan yang sedang berlangsung di DPR. Menurutnya, diskusi bersama IPB menjadi momentum penting menyerap masukan akademisi.

“Apa yang kita bicarakan hari ini sangat relevan karena RUU Pangan sedang dibahas. Justru kami datang ke IPB untuk meminta masukan agar regulasi yang lahir benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia menegaskan, dalam isu ketahanan pangan, petani menjadi pihak paling krusial sekaligus pengguna utama teknologi. Namun, petani masih menghadapi berbagai keterbatasan.

BACA JUGA  Satresnarkoba Polres Serang Tangkap Tiga Bandar Ganja, Sita 14 Kg Lebih Barang Bukti

“Berbicara ketahanan pangan, ujungnya pasti petani. Sementara petani kita masih menghadapi keterbatasan akses, baik literasi, pendanaan, maupun tantangan cuaca ekstrem yang tidak menentu,” ungkapnya.

Menurut Adde Rosi, AI bisa menjadi solusi pendamping bagi petani dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“AI hadir untuk membantu dan mendampingi petani, menutup keterbatasan modal, akses, dan cuaca, sehingga ketahanan pangan nasional tidak terganggu,” tegasnya.

Example 120x600