Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
NEWSVIDEO

Sungai Cisadane Tercemar, Air PAM Mati Ikan-Ikan Ikut Mati

×

Sungai Cisadane Tercemar, Air PAM Mati Ikan-Ikan Ikut Mati

Sebarkan artikel ini

TANGERANG-Akibat Sungai Cisadane tercemar limbah kimia, air baku perusahaan pengelolaan air terpaksa distop penyalurannya ke warga.

Kebakaran gudang pestisida diduga sumber dari air baku Sungai Cisadane tercemar limbah.

Dampak kebakaran gudang pestisida di kawasan Serpong Kota Tangerang Selatan pada Senin (9/2/2026) malam.

“Pukul 22.00 WIB, air baku Sungai Cisadane tercemar limbah kimia berbahaya dengan indikasi bau menyengat, air sungai berminyak, dan ikan mati mendadak. Atas kondisi tersebut, seluruh IPA Perumda Tirta Benteng kami hentikan operasinya,” ujar Direktur Umum Perumda Tirta Benteng Dody Efendi

Ia menyebut bahwa akibat air baku Sungai Cisadane terpaksa menghentikan sementara oprasional penyaluran di seluruh instalasi pengelolaan air.

Guna mempercepat penanganan, Perumda Tirta Benteng kemudian berkoordinasi dengan pengelola Bendung 10 guna mempercepat pembuangan limbah dari aliran Sungai Cisadane.

BACA JUGA  AS menyalahkan Rusia atas jatuhnya pesawat tak berawak di Laut Hitam, Moskow menyangkal

“Pada pukul 22.30 WIB, kami berkoordinasi dengan pengelola Bendung 10 untuk membuka pintu nomor 9 dan 10 dengan tujuan agar limbah terdorong ke laut,” kata dia.

Selasa pagi pukul 07.15 WIB, distribusi air bersih kepada pelanggan di Kota Tangerang telah kembali berjalan, meski belum sepenuhnya normal.

“Pendistribusian air ke Pelanggan Kota Tangerang sudah berjalan 95 persen dan bertahap kami normalkan kembali,” ucap dia.

Sementara itu, Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan, akibat air pemadaman kebakaran gudang berisi bahan-bahan kimia yang mengalir ke Sungai Jalatreng aliran Sungai Cisadane, di Kota Tangerang Selatan.

“Imbas kebakaran gudang kimia, airnya kan melebur ke kali Jalatreng, itu menyebabkan ikan-ikan yang ada di kali itu mati,” ujar Dhady

BACA JUGA  Microsoft meluncurkan AI chatbot ke aplikasi Bing di iPhone dan Android

Ia mengatakan Ikan-ikan yang mati di sungai Jalatreng mulai terlihat mengambang sejak proses pemadaman berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB.

“Selama proses pemadaman, jadi sekitar jam 05.00 WIB itu ikan-ikan udah pada ngambang. Jumlahnya cukup banyak, sekitar ratusan ekor,” kata dia.

Ikan-ikan yang mati di sungai tersebut sempat diambil oleh warga untuk dikonsumsi.

“Tadi sudah diambil sama masyarakat pagi-pagi karena senang liat ikan pada ngambang. Tapi sudah saya imbau lewat Bhabinkamtibmas untuk tidak dikonsumsi,” jelas dia)****

Example 120x600