Scroll untuk baca artikel
NEWS

Jenazah Surakman ABK yang Hilang Sempat Dimakamkan di Bengkulu, Sudah Membusuk dan Bau

×

Jenazah Surakman ABK yang Hilang Sempat Dimakamkan di Bengkulu, Sudah Membusuk dan Bau

Sebarkan artikel ini
ABK kapal Arupadhatu 1, Surakman (50), ditemukan warga di Pulau Enggano, Bengkulu.

SERANG-Polda Bengkulu koordinasi dengan Polda Banten terkait penemuan jenazah di Pulau Enggano, Bengkulu.

Tim Disaster Victim Identification atau DVI lalu melakukan pencocokan data antemortem dari delapan keluarga korban kapal Arupadhatu 1 yang hilang kontak di perairan Selat Sunda

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan penemuan jenazah awalnya nelayan di sana menemukan mayat pria tanpa identitas pada (12/9/2026) atau hari ke-5 operasi pencarian delapan orang yang hilang di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Polda Bengkulu kemudian melakukan ekshumasi dan membawa jenazah menggunakan pesawat ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu.

“Diamankan dalam artian, jenazah atau mayat tadi diamankan dari Pulau Enggano, dibawa dengan pesawat Cessna menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Bengkulu,” ujar Hengki

BACA JUGA  Kronologi Penculikan Bayi dari Telungagung dan Penangkapan di Pelabuhan Merak

Hengki kemudia mengatakan data tersebut dikirim oleh Polda Banten setelah melakukan pengambilan sampel dari delapan keluarga korban yang hilang.

Hasil identifikasi keluar pada Selasa (22/9/2026). Jenazah tersebut dinyatakan sebagai merupakan Surakman berdasarkan hasil pencocokan DNA dengan putranya, Yayat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA seorang mayat Mr X yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu teridentifikasi sebagai Surakman atau ayah biologis dari Tuan Yayat (putra Surakman),” kata Hengki.

Kendati demikian, Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea kepada wartawan, Rabu (23/9/2026). Surakman ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu.

Jenazah ABK kapal yang hilang saat hendak menuju Gunung Anak Krakatau itu sempat dimakamkan warga.

“Sempat dimakamkan oleh warga karena warga tak ada yang merasa kehilangan, kemudian jenazah pun sudah membusuk,” ucap Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea kepada wartawan, Rabu (23/9/2026)****