Scroll untuk baca artikel
WISATA

Mengenal Suku Baduy untuk Pertama Kali, Ternyata Seperti Ini

×

Mengenal Suku Baduy untuk Pertama Kali, Ternyata Seperti Ini

Sebarkan artikel ini
Dok Banten Terkini

LEBAK-Melangkah dengan tekat empat gadis berangkat dari rumah masing-masing dengan tujuan yang sama, mengenal suku Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Empat gadis yang nekat berangkat menuju Baduy berasal dari daerah berbeda ada dari malingping ada yang juga dari Serang.

Ulpah, salah satu dari mereka yang berasal dari Serang menceritakan keseruan perjalanan meraka berangkat dari rumah Pukul 06 pagi dan janjian dengan rekan lain yang berasal dari Malingping.

“Kita ada empat orang aku Ulpah teh Neng,Sarni dan Rohayah, aku sama teh neng naik motor berangkat jam 6 dri serang dan temen aku dari malingping juga naik motor sama jam 6” kata Ulpah.

Dengan biaya masuk pendaftaran sebesar Rp 5000, Ulpah bersama rekannya langsung bergegas menikmati perjalanan dengan suasana desa yang ada di wilayah suku Baduy.

Ulpah mengatakan dirinya pertama kali ke Baduy begitu kagum dan tidak meyangka perkampungannya sebagus ini.

“Selama perjalanan kita exited bAngt sih mau kesana karna pertama kali dan udah sampe sana ga nyangka se bagus itu Baduy” tuturnya.

Tak hanya itu, Ulpah bersama rekanya tidak lupa mengabadikan momen dengan mempoto suasa kampung adat suku Baduy dan tak jarang merekam dan swafoto.

Hampir di setiap perjalanan di suku Baduy kita bisa suguhkan pemandangan yang indah bahkan kita bisa melihat wanita dari suku Baduy sedang menenun kain dan dijual ke pendatang.

Perlu diketahui, Suku Baduy tinggal di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Wilayah ini berada di daerah pedalaman Banten dan dikelilingi oleh alam yang sangat dijaga kelestariannya oleh warga adat setempat.

Pembagian Wilayah Suku BaduyBaduy Dalam:

Tinggal di tiga kampung utama yaitu Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik. Wilayah ini sangat tertutup dari pengaruh luar dan teknologi modern.

Baduy Luar: Tinggal di berbagai kampung yang mengelilingi kawasan Baduy Dalam.

Masyarakat di sini sudah sedikit lebih terbuka dengan dunia luar bahkan sebagian mereka ada yang berdagang seperti air mineral makanan ringan bahkan hasil tenunan yang mereka buat sendiri.)**