SERANG – Pemerintah Kota Serang terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, menunjang mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program pembangunan dan peningkatan kualitas jalan dengan metode betonisasi maupun pengaspalan hotmix di beberapa kelurahan yang berada di Kecamatan Walantaka.
Camat Walantaka, Muslim Sholeh, mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan akses jalan yang layak, aman, dan nyaman.
Ia menyebutkan, peningkatan infrastruktur tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Serang, Budi Rustandi, yang menaruh perhatian terhadap pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Atas arahan Bapak Wali Kota Serang, pembangunan infrastruktur jalan terus menjadi perhatian pemerintah. Kami di tingkat kecamatan turut mengawal dan berkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang layak dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan program yang tersedia,” ujar Muslim.
Lebih lanjut, Muslim menjelaskan bahwa sejumlah wilayah di Kecamatan Walantaka telah mendapatkan program pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan. Pelaksanaannya didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Serang serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL/CSR).
Adapun sejumlah kelurahan yang mendapatkan program peningkatan infrastruktur jalan tersebut meliputi:
- Kelurahan Pabuaran, melalui pekerjaan peningkatan jalan dengan metode betonisasi yang bersumber dari APBD Kota Serang.
- Kelurahan Teritih, melalui pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan berupa betonisasi dan pengaspalan hotmix yang didanai APBD Kota Serang.
- Kelurahan Pageragung, melalui program pembangunan infrastruktur jalan dengan dukungan APBD Kota Serang.
- Kelurahan Pengampelan, melalui peningkatan infrastruktur jalan yang didukung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL/CSR).
Menurut Muslim, pembangunan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas sehari-hari, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan, menunjang distribusi hasil pertanian, serta mendorong aktivitas perekonomian warga.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga dan merawat infrastruktur jalan yang telah dibangun agar kualitas serta manfaatnya dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
“Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tutupnya. (Adv)













