TANGERANG SELATAN, – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memaparkan sejumlah capaian kinerja dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Capaian tersebut mencakup tata kelola pemerintahan, keuangan daerah, ekonomi, kesejahteraan sosial hingga transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, TB Asep Nurdin, yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, mengatakan berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari evaluasi pembangunan daerah sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026.
Menurut Asep, salah satu capaian yang diraih Tangsel adalah masuk tiga besar nasional berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025.
Sementara itu, beban daerah tercatat sekitar Rp4,02 triliun. Pemkot Tangsel juga mencatat surplus Rp4,30 triliun dengan SiLPA sebesar Rp478,59 miliar.
Adapun total aset daerah Tangsel per 31 Desember 2025 mencapai Rp31,37 triliun.
Asep juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Tangsel yang disebut terus menunjukkan kinerja positif.
Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II 2025 tercatat sebesar 5,24 persen secara year on year (yoy). Sementara realisasi investasi pada 2024 mencapai Rp9,07 triliun.
“Pertumbuhan ekonomi kita pada triwulan II 2025 mencapai 5,24% secara year-on-year. Investasi pun terus mengalir melampaui target, dengan realisasi Rp9,07 triliun pada 2024. Dampaknya, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil kita tekan hingga ke angka 5,09%,” jelasnya.
Di sektor kesejahteraan sosial, Asep menyebut angka kemiskinan di Tangsel berada di level 2,36 persen.
Pemkot Tangsel juga mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Terbaik III Regional Jawa-Bali dalam penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.
“Target kita jelas, prevalensi stunting harus turun menjadi 7,05% pada 2027,” ungkap Asep.
Transformasi pelayanan publik juga menjadi salah satu fokus Pemkot Tangsel. Salah satunya melalui peluncuran platform layanan terpadu Tangsel One pada 30 April 2026.
Platform tersebut dilengkapi asisten virtual bernama Helita yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi pemerintahan, menyampaikan pengaduan hingga mengakses layanan perizinan melalui WhatsApp.
“Untuk mendekatkan pelayanan, kami resmi meluncurkan Tangsel One dengan asisten virtual Helita. Warga kini bisa mengakses informasi pemerintahan, menyampaikan pengaduan, hingga mengurus perizinan melalui WhatsApp tanpa harus datang ke kantor,” kata Asep.
Menurutnya, inovasi tersebut juga menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain yang ingin mempelajari transformasi pelayanan publik berbasis digital.
Dalam momentum HUT ke-81 RI, Asep mengajak masyarakat Tangsel tidak hanya merayakan kemerdekaan dengan kegiatan seremonial, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan daerah.
Ia menilai masyarakat memiliki peran penting dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan.
“Kemerdekaan sejati berarti warga yang aktif, kritis, dan turut mengawasi jalannya pembangunan daerah. Mari kita jadikan momentum HUT ke-81 RI ini sebagai ruang refleksi agar pelayanan dan pembangunan ke depan semakin tepat sasaran bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.













