Scroll untuk baca artikel
NEWS

Pemkot Tangsel Perkuat Pelayanan Lansia, 36 Pos Lansia Tersebar di Berbagai Wilayah

×

Pemkot Tangsel Perkuat Pelayanan Lansia, 36 Pos Lansia Tersebar di Berbagai Wilayah

Sebarkan artikel ini

TANGERANG SELATAN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat pelayanan dan pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia (lansia). Salah satunya melalui keberadaan 36 Pos Lansia yang tersebar di berbagai wilayah Kota Tangsel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel TB Asep Nurdin mengatakan, keberadaan Pos Lansia tidak hanya difokuskan sebagai tempat pemeriksaan kesehatan. Pos tersebut juga menjadi ruang bagi lansia untuk beraktivitas, bersosialisasi, berolahraga, sekaligus tetap produktif.

“Kenapa Pos Lansia penting, karena untuk meningkatkan angka harapan hidup membuat pelayanan bagi lansia menjadi perhatian penting pemerintah. Pos Lansia hadir bukan hanya sebagai tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga sebagai ruang bagi lansia untuk menjaga kesehatan, tetap produktif, beraktivitas, bersosialisasi, dan menjaga kualitas hidup,” ujar Asep dalam keterangannya, Rabu (19/8/2026).

Beragam kegiatan dapat diikuti para lansia di Pos Lansia. Mulai dari pemeriksaan kesehatan secara berkala, edukasi mengenai pola hidup sehat, pemantauan kondisi kesehatan, senam lansia, hingga kegiatan sosial dan aktivitas bersama.

Menurut Asep, berbagai kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menciptakan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan bahagia.

BACA JUGA  Atap yang Rapuh, PLN UID Banten Bangun Harapan Baru untuk Generasi Citepuseun

“Seluruhnya menjadi bagian dari upaya mewujudkan lansia yang sehat, aktif, mandiri, dan bahagia,” katanya.

Ia menjelaskan, pelayanan kesehatan bagi lansia perlu dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif. Dengan demikian, kesehatan tidak hanya dijaga ketika muncul penyakit, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan penerapan pola hidup sehat.

“Secara medis, proses penuaan membawa penurunan fungsi fisiologis tubuh secara bertahap. Oleh karena itu, pendekatan promotif dan preventif melalui pos pelayanan sangat krusial untuk mendeteksi dini penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan kardiovaskular,” jelasnya.

Selain aspek kesehatan fisik, aktivitas sosial dan olahraga ringan juga dinilai memiliki manfaat terhadap kesehatan mental dan fungsi kognitif lansia.

Menurut Asep, interaksi sosial serta aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan mental, merangsang fungsi kognitif, sekaligus mengurangi risiko depresi maupun demensia pada usia lanjut.

“Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang telah lanjut usia,” tegas Asep.

BACA JUGA  Kota Serang Juara 3 Pentas Seni Budaya APEKSI

Saat ini, sebanyak 36 Pos Lansia telah tersedia di berbagai kelurahan di Kota Tangsel. Pos tersebut tersebar mulai dari wilayah Pondok Jagung, Serpong, Pamulang, Ciputat, Setu, Pondok Aren hingga Parigi.

“Kehadiran Pos Lansia di berbagai wilayah diharapkan membuat pelayanan semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat,” ungkapnya.

Pemkot Tangsel juga terus berupaya meningkatkan kapasitas para kader dan tenaga kesehatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat lanjut usia.

Asep mengajak masyarakat yang memiliki anggota keluarga lansia untuk memanfaatkan keberadaan Pos Lansia yang berada di wilayah masing-masing.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Tangerang Selatan yang memiliki anggota keluarga lanjut usia untuk aktif memanfaatkan 36 Pos Lansia terdekat. Mari bersama-sama mengajak orang tua kita untuk rutin memeriksakan kesehatan dan mengikuti berbagai aktivitas positif di sana,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan Pos Lansia dapat menciptakan lingkungan yang semakin mendukung para lansia agar dapat menjalani masa tua dengan sehat, nyaman, aktif, dan sejahtera.