Pada malam harinya, para relawan Jepang turut menghadiri malam anugerah yang digelar oleh pihak Kecamatan Padarincang sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Keterlibatan warga Jepang mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Suarna. Salah seorang warga, Doel Rafli, mengatakan kehadiran para relawan membuat perayaan kemerdekaan tahun ini terasa berbeda.
“Kemeriahan di Kampung Suarna tahun ini berbeda. Lomba juga diikuti warga Jepang yang kebetulan sedang menggelar bakti sosial di kampung kami. Semua masyarakat di sini menyaksikan keseruannya,” ujar Doel.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mempererat hubungan antara warga lokal dengan para relawan dari Jepang.
“Kami berharap warga makin kompak,” katanya.
Sebanyak 20 relawan Jepang tersebut berada di Desa Batukuwung dalam rangkaian kegiatan bakti sosial yang berlangsung pada 13-23 Agustus 2026.
Selain mengikuti kegiatan masyarakat, para relawan juga terlibat dalam pembangunan jembatan serta kegiatan pertukaran budaya bersama pelajar dan warga setempat.
Pesta rakyat di Kampung Suarna pun menjadi lebih dari sekadar perayaan HUT Kemerdekaan RI. Lomba tradisional, tawa, dan interaksi antara warga Indonesia dan relawan Jepang menjadi ruang pertukaran budaya sekaligus mempererat persahabatan lintas negara.













