PANDEGLANG, – Anggota MPR RI yang juga Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Banten I Kabupaten Lebak–Pandeglang, Adde Rosi Khoerunnisa, menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dengan tema “Penguatan Wewenang MPR” di Aula PKPRI, Majasari, Sukaratu, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Rabu 17 Juni 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tenaga pendidik, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat. Pertemuan berlangsung secara dialogis sebagai wadah untuk mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi, masukan, dan harapan masyarakat terhadap pembangunan di daerah serta penguatan pemahaman kebangsaan dan ketatanegaraan.
Dalam sambutannya, Adde Rosi Khoerunnisa menegaskan bahwa kegiatan penyerapan aspirasi merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPR RI untuk memastikan setiap kebijakan yang diperjuangkan di tingkat pusat benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
“Aspirasi masyarakat adalah fondasi dalam memperjuangkan kebijakan di DPR RI. Karena itu saya ingin mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat agar dapat menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujar Adde Rosi.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap lembaga-lembaga negara, termasuk Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), sebagai bagian dari upaya memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, tema Penguatan Wewenang MPR menjadi relevan untuk terus disosialisasikan agar masyarakat memahami peran strategis MPR dalam menjaga konstitusi, memperkokoh demokrasi, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
“Penguatan wewenang MPR bukan hanya soal kelembagaan, tetapi juga tentang bagaimana kita menjaga konstitusi, memperkuat sistem ketatanegaraan, dan memastikan kehidupan demokrasi berjalan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945,” katanya.
Sebagai Anggota Komisi X DPR RI, Adde Rosi menyampaikan bahwa sektor pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, olahraga, riset, dan perpustakaan menjadi fokus utama yang terus diperjuangkannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, perluasan akses beasiswa, pengembangan potensi generasi muda, peningkatan fasilitas olahraga, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan. Sejumlah peserta juga menyoroti pentingnya pendidikan politik dan kebangsaan agar masyarakat semakin memahami fungsi lembaga negara, termasuk peran MPR dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Politisi Partai Golkar tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat agar dapat diperjuangkan melalui program-program pemerintah maupun pembahasan di DPR RI.
“Saya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan kami perjuangkan sesuai dengan kewenangan yang kami miliki. Sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” katanya.
Melalui kegiatan penyerapan aspirasi ini, Adde Rosi berharap komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak sebagai daerah pemilihannya. Ia juga berharap tema Penguatan Wewenang MPR dapat semakin meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya lembaga permusyawaratan dalam menjaga keutuhan dan arah pembangunan bangsa.













