Adde Rosi juga berpesan agar para peserta tetap menjunjung tinggi sikap saling menghormati dalam setiap kegiatan pencak silat.
“Tampil memukau atau biasa, yang paling utama adalah tegaknya rasa saling menghormati,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum DPP Pendekar Banten Andika Hazrumy, Ketua Harian DPP Pendekar Banten Pilar Saga Ichsan, jajaran pengurus Pendekar Banten, perwakilan kepolisian, serta jajaran IPSI Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.
Adde Rosi kemudian secara resmi membuka kegiatan Semarak Budaya tersebut. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pantun sebagai pesan untuk terus menjaga seni dan budaya Banten.
“Debus dan silat warisan Banten, lestarikan budaya sepanjang zaman.”
Adde Rosi berharap kegiatan serupa dapat terus digelar sehingga pencak silat tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda serta terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.















