LEBAK , – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Adde Rosi Khoerunnisa melaksanakan kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sekaligus meresmikan revitalisasi sekolah di SDN 3 Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak pada Senin, 2 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Adde Rosi menegaskan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak usia dini melalui pemahaman Empat Pilar Kebangsaan. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik, tetapi juga harus memperkuat karakter kebangsaan siswa agar tumbuh menjadi generasi yang memiliki rasa cinta tanah air serta menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa.
“Sekolah menjadi tempat penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai kebangsaan harus terus ditanamkan kepada para siswa sejak dini,” ujar Adde Rosi.
Selain melaksanakan sosialisasi kebangsaan, dalam kesempatan tersebut Adde Rosi juga meresmikan revitalisasi bangunan sekolah di SDN 3 Padasuka. Revitalisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman dan optimal.
Ia menekankan bahwa perbaikan fasilitas pendidikan merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah.
“Dengan adanya revitalisasi ini, kami berharap para siswa dapat belajar dengan lebih baik, nyaman, dan termotivasi untuk meraih prestasi,” katanya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para guru, siswa, serta masyarakat sekitar yang menyambut baik revitalisasi sekolah tersebut. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap pengembangan pendidikan di wilayah Kabupaten Lebak.
Melalui kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan peresmian revitalisasi sekolah ini, diharapkan para siswa tidak hanya memperoleh fasilitas pendidikan yang lebih baik, tetapi juga memiliki pemahaman kuat tentang nilai-nilai kebangsaan sebagai bekal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.














