Scroll untuk baca artikel
NEWS

JAM Center Indonesia Luncurkan Transformasi Digital Ekonomi Desa di Jawa Barat

×

JAM Center Indonesia Luncurkan Transformasi Digital Ekonomi Desa di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, – Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM) Center Indonesia bersinergi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih menggelar sosialisasi Gerakan Ekonomi Rakyat Berbasis Desa di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan koperasi, pengembangan UMKM, serta percepatan digitalisasi sektor pangan lokal.

Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan peran desa sebagai motor penggerak ekonomi nasional, sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG). Melalui kolaborasi multipihak, desa diharapkan mampu terintegrasi dalam rantai pasok nasional yang efisien dan berkelanjutan.

Ketua Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat sekaligus Ketua Dewan Pakar APDESI Merah Putih, H. Johan Aripin Muba, menegaskan bahwa desa harus ditempatkan sebagai subjek utama pembangunan ekonomi.

“Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan. Desa harus menjadi pusat kekuatan ekonomi rakyat. Transformasi ekonomi desa perlu dimulai dari penguatan UMKM, pemanfaatan teknologi digital, serta pembangunan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Johan.

BACA JUGA  Retribusi Parkir Bocor 9 Miliar, Wali Kota Serang Minta Evaluasi

Ia menambahkan, integrasi teknologi digital menjadi kunci modernisasi tata kelola ekonomi desa agar lebih transparan, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami mendorong teknologi digital sebagai alat pemberdayaan masyarakat desa. Dengan pemanfaatan yang tepat, desa dapat meningkatkan daya saing dan memperluas akses pasar secara signifikan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari inovasi keuangan perdesaan, JAM Center Indonesia juga memperkenalkan instrumen ekonomi digital JAM Coin yang dirancang untuk mendukung transaksi lokal, mempercepat sirkulasi ekonomi desa, serta menekan biaya transaksi UMKM.

“JAM Coin kami hadirkan sebagai penguat ekosistem ekonomi digital desa, guna mendorong kolaborasi dan memperluas peluang usaha masyarakat secara lebih efektif,” jelas Johan.

BACA JUGA  Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan Sekretaris Jenderal DPP APDESI Merah Putih yang menilai kehadiran Koperasi JAM Abadi Desa sebagai solusi taktis dalam menggerakkan sektor riil perdesaan.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu membantu desa meningkatkan ketahanan ekonomi. Desa merupakan fondasi utama negara, sehingga penguatan ekonomi desa harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ke depan, Gerakan Ekonomi Rakyat Berbasis Desa ditargetkan menjangkau ribuan desa potensial di Jawa Barat melalui pembentukan ekosistem koperasi produktif. Implementasi program meliputi kemitraan budidaya pertanian, pengembangan peternakan swakelola, hingga penyediaan jaringan distribusi logistik berbasis aplikasi digital terintegrasi. Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, menjaga stabilitas harga pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.