Total anggaran yang dialokasikan mencapai sekitar Rp48,91 miliar, dengan panjang penanganan kurang lebih 6,90 kilometer.
Ketujuh daerah irigasi tersebut tersebar di sejumlah wilayah Banten. Di Kabupaten Lebak terdapat D.I. Cibinuangeun dan D.I. Cikoncang.
Kemudian di Kabupaten Pandeglang meliputi D.I. Cisata, D.I. Cilemer dan D.I. Cisangu Atas. Sementara di Kabupaten Serang terdapat D.I. Cipari-Ciwuni dan di Kabupaten Tangerang terdapat D.I. Cilampe.
“Outcome dari pembangunan ini adalah peningkatan luas layanan pertanian sebesar 881,28 hektare. Inilah sasaran manfaat yang harus terlihat dan dirasakan langsung oleh para petani pada areal layanan,” kata Arlan.
Salah satu proyek yang mendapat penanganan melalui APBD adalah Daerah Irigasi (D.I.) Cisata di Kabupaten Pandeglang.
Pekerjaan dengan nilai sekitar Rp8,43 miliar tersebut mencakup pembangunan saluran beton sepanjang 800 meter, Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 100 meter, serta box culvert sepanjang 125 meter.
Infrastruktur tersebut ditargetkan memberikan layanan irigasi untuk lahan pertanian seluas 312 hektare.
Dukungan terhadap D.I. Cisata kemudian diperkuat melalui APBN berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025. Penanganannya mencapai 2.775 meter dengan outcome layanan sekitar 825,21 hektare.
Selain tujuh pekerjaan yang ditangani melalui APBD dan diresmikan, pemerintah pusat juga memberikan dukungan terhadap 12 daerah irigasi kewenangan Provinsi Banten melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2025.
Nilai dukungan tersebut mencapai sekitar Rp471,92 miliar, dengan panjang penanganan kurang lebih 81,80 kilometer.
Adapun luas layanan yang ditargetkan mencapai 9.259 hektare.
Arlan menilai sinergi anggaran pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam memperkuat infrastruktur pertanian di Banten.
“Sinergi antara APBD Provinsi Banten dan APBN dari Pemerintah Pusat ini semakin memperkuat upaya peningkatan layanan irigasi, produktivitas pertanian, serta mendukung program swasembada pangan di Provinsi Banten,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah mengingatkan agar seluruh infrastruktur yang telah dibangun dijaga dan dimanfaatkan secara optimal.
“Banten mendapatkan perhatian dalam pembangunan. Baik melalui APBN maupun APBD, pembangunan yang sudah dilaksanakan harus kita jaga dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Dimyati.
Peresmian tersebut turut dihadiri Bupati Pandeglang, Bupati Tangerang, Bupati Lebak, Sekretaris Daerah Provinsi Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, serta anggota DPRD kabupaten terkait. (ADV)















