Scroll untuk baca artikel
NEWS

PLN Hadirkan SPKLU Center Pertama Milik PLN di Banten di Kawasan Aloha PIK 2

×

PLN Hadirkan SPKLU Center Pertama Milik PLN di Banten di Kawasan Aloha PIK 2

Sebarkan artikel ini

“Fasilitas ini kami hadirkan untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Dengan Ultra Fast Charging, pengisian daya dapat dilakukan lebih cepat sehingga mendukung mobilitas masyarakat yang semakin dinamis,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa PLN akan terus memperluas pembangunan infrastruktur kendaraan listrik di Banten.

“Sebaran SPKLU di Banten kini semakin merata di lokasi-lokasi strategis. Ke depan, PLN juga akan mengembangkan SPKLU Center lainnya,” tambah Joharifin.

Lebih lanjut, Joharifin mengapresiasi kolaborasi dengan Agung Sedayu Group dalam menghadirkan SPKLU Center di kawasan gaya hidup dan pariwisata.

“Penempatan SPKLU di kawasan lifestyle seperti Aloha PIK 2 menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga bagian dari gaya hidup masa depan yang lebih hijau dan bersih,” katanya.

BACA JUGA  Iuran BPJS Kesehatan 2026 Tidak Naik, Ini Penjelasannya

Operation Division Deputy Head Pantai Aloha, Ang Fu Shen, menyampaikan bahwa kehadiran SPKLU Center menjadi bagian dari pengembangan kawasan Aloha sebagai destinasi publik yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

“Kolaborasi bersama PLN ini memberikan nilai tambah bagi pengunjung sekaligus mendukung kebutuhan mobilitas kendaraan listrik yang terus berkembang,” ujarnya.

Hingga saat ini, PLN telah menghadirkan 253 unit SPKLU yang tersebar di 139 lokasi di Provinsi Banten. Kehadiran SPKLU Center di Aloha PIK 2 semakin memperkuat peran PLN dalam menyediakan infrastruktur kendaraan listrik yang andal dan berkelanjutan.

Melalui pengembangan SPKLU Center ini, PLN terus mendorong transformasi mobilitas berbasis energi bersih serta menghadirkan pengalaman penggunaan kendaraan listrik yang lebih praktis, cepat, dan terintegrasi dengan aktivitas masyarakat.***

BACA JUGA  PLN dan Kemendes PDT Teken MoU, Optimalkan Pemanfaatan Listrik untuk Dorong Desa Mandiri