Sementara itu, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengatakan Paritrana Award merupakan wujud komitmen bersama dalam memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia.
“Penghargaan ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, desa, serta badan usaha dalam memberikan perlindungan terbaik bagi pekerja, khususnya pekerja rentan,” ujarnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2025 jumlah pekerja di Provinsi Banten mencapai 5,92 juta orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,73 juta pekerja atau sekitar 46,03 persen telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Banten Tahun 2025–2030, pemerintah daerah menargetkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan mencapai 65 persen pada tahun 2030, atau meningkat sekitar 2–3 persen setiap tahun dari capaian tahun 2025 yang sebesar 51,38 persen. (ADV)














