Scroll untuk baca artikel
NEWS

Puluhan Tahun Rusak, Gubernur Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa di Saketi Pandeglang

×

Puluhan Tahun Rusak, Gubernur Banten Ambil Alih Perbaikan Jalan Desa di Saketi Pandeglang

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG-Gubernur Banten Andra Soni kunjungi Desa Manjau-Mekarwangi Kecamatan Saketi, Kebupaten Pandeglang untuk mengecek hasil perbaikan jalan.

Pembangunan jalan desa sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter dengan menggunakan anggaran tahun 2025 sebesar Rp 3,84 miliar.

“Jalan desa memang bukan kewenangan gubernur, tapi kami ambil alih karena ingin bertanggung jawab. Sudah terlalu lama masyarakat desa menghadapi kondisi jalan yang tidak layak,” kata Andra kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebut, pembangunan jalan ini tidak hanya berhenti di satu titik, melainkan akan terus dikoneksikan dengan wilayah lain guna membuka akses baru yang lebih luas.

“Ke depan akan tersambung ke desa-desa lain seperti Mekarwangi hingga wilayah Saketi-Bojong. Ini menjadi jalur alternatif yang akan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Andra.

BACA JUGA  Arus Mudik Lebaran 2026, 143 Juta Pemudik Akan Padati Jalan di Jawa Tengah

Sebelumnya, Pemprov Banten menyebutkan ruas Jalan Desa Majau-Mekarwangi telah rusak puluhan tahun. Jalan tersebut merupakan kewenangan dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Pembangunan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan lebar 4 meter itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten Tahun 2025 sebesar Rp 3,84 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menyampaikan, pembangunan akan dikerjakan di ruas jalan Polsek Saketi-Pematang pada tahun 2026.

Pihaknya akan membangun jalan sepanjang 1,6 km dengan lebar empat meter menggunakan konstruksi beton.

“Memang kerusakan jalan ini sekitar 2,8 km, tadi kita juga lihat ada beberapa segmen yang hotmix yang masih layak. Tahun ini kita akan bangun sepanjang 1,6 km dengan anggaran Rp4,8 miliar dan kita fokuskan pada ruas yang kerusakannya paling parah supaya lebih efektif dan targetnya lebih cepat tercapai,” ungkap Arlan.

BACA JUGA  Wakil Bupati Larang ASN dan Pejabat di Pandeglang Mudik Pakai Kendaraan Dinas

“Jadi nanti tahun depan, tadi arahan pak gubernur akan dilanjutkan sekitar satu kilometer lagi untuk menyambungkan tembus ke Majau, sehingga secara manfaat akan lebih optimal kalau sudah jalannya terhubung semua,” pungkasnya)***