Scroll untuk baca artikel
NEWS

Ternyata Ini Penyebab 8 Calon Jemaah Haji di Pandeglang Gagal Berangkat ke Tanah Suci

×

Ternyata Ini Penyebab 8 Calon Jemaah Haji di Pandeglang Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG-Musim Haji 2026, Kabupaten Pandeglang ada delapan calon jemaah haji yang dipastikan gagal berangkat ke tanah suci Makkah.

Ada beberapa kategori yang mengakibatkan sejumlah delapan calon jemaah haji yang gagal berangkat diantaranya.

Mulai dari persoalan administratif terkait pendamping (mahram) hingga kematian yang mengakibatakan terjadi pembatalan atau ditunda keberangkatan.

“Jumlah jemaah haji tahun ini 942 orang, yang batal atau tunda ada delapan orang. Penyebabnya karena masalah mahram dan ada juga yang meninggal dunia,” ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pandeglang, Supardi kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya persoalan klasik yang terjadi dalam penyelenggaraan kerengkatan calon jemaah haji.

Persoalan mahram yang kerap terjadi terutama bagi jemaah haji wanita yang wajib didampingi sesuai ketentuan. Ketidaksiapan atau berhalangannya pendamping menyebabkan keberangkatan harus ditunda hingga musim berikutnya.

BACA JUGA  Longsor di Cisarua Bandung Barat, Menteri PPPA: Korban Alami Taruma Psikologis

“Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi untuk yang batal, sehingga seluruh jemaah lainnya bisa berangkat sesuai jadwal,” ujarnya.

Selain persoalan mahram bagi calon jemaah haji wanita, ada persoalan lain yakni kasus meninggal dunia pada masa pemberangkatan yang mengakibatkan pembatalan.

Ia memastikan jemaah yang masuk kategori tunda masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada musim haji berikutnya, dengan catatan memenuhi persyaratan yang berlaku.

“Kami berharap tidak ada penambahan jumlah jemaah yang batal hingga waktu pemberangkatan tiba,” katanya.

Diketahui, calon jemaah haji di Kabupaten Pandeglang dibagi dalam kloter 13, 17, dan 22. Mereka akan terbang mulai 9 Mei 2026 melalui embarkasi Pondok Gede.

Supardi menghimbau bagi calon jemaah haji harus tetap menjaga stamina dan persiapan fisik mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang benar-benar mengandalkan fisik.

BACA JUGA  Jelang Lebaran, Para Eks Napiter Siap Wujudkan Kamtibmas yang Kondusif di Banten

“Ibadah haji itu ibadah fisik. Jadi jemaah harus benar-benar menjaga kesehatan sebelum berangkat,” pungkasnya.)****