JAKARTA-Tragedi yang menewaskan lima calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP saat mengikuti pelatihan dasar militer (Latsarmil). Ommbudsman desak evaluasi total metode pelatihan.
Anggota Ommbudsman, Maneger Nasution mengatakan nyawa manusia sangat berharga pelatihan militer seharusnya tidak mengabaikan aspek keselamatan.
“Setiap nyawa manusia sangat berharga. Tragedi ini harus menjadi pelajaran agar pelaksanaan program pembangunan tidak mengabaikan aspek keselamatan peserta. Evaluasi menyeluruh diperlukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” kata Maneger Nasution di Jakarta, Senin (29/6/2026).
Manager menegaskan seharusnya pelatihan selaras dengan kebutuhan dan fungsi manajerial yang mentiapkan program menejer Koperasi Desa.
Manajer Koperasi membutuhkan pengelolaan organisasi dan laporan keuangan pelatihan semestinya lebih menitikberatkan penguatan kapasitas pengelolaan Koperasi.
“Menjadi manajer koperasi membutuhkan kemampuan mengelola organisasi, membaca laporan keuangan, menyusun strategi bisnis, serta membangun jejaring ekonomi desa. Penanaman disiplin tentu penting, tetapi orientasi pelatihan semestinya lebih menitikberatkan pada penguatan kapasitas substantif pengelolaan koperasi,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa harus dilakukan evaluasi kesesuaian kurikulum dengan kompetensi yang dibutuhkan Manajer Koperasi.
Proporsionalitas aktivitas fisik berdasarkan prinsip keselamatan dan manajemen risiko, kepatuhan terhadap standard operating procedure (SOP) keselamatan termasuk kesiapan tenaga medis serta mekanisme penanganan keadaan darurat, hingga akuntabilitas penyelenggaraan melalui evaluasi internal yang transparan serta pemenuhan hak peserta selama mengikuti pelatihan.
Apabila ditemukan dugaan maladministrasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, Ombudsman dapat melakukan investigasi atas prakarsa sendiri (own-motion investigation).
“Ombudsman memiliki kewenangan melakukan investigasi atas prakarsa sendiri terhadap dugaan maladministrasi. Langkah ini akan difokuskan pada pemenuhan aspek administrasi dan kepatuhan terhadap prosedur, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga mekanisme penanganan keadaan darurat di lapangan,” tegas Maneger.
Anggota Ommbudsman, Maneger Nasution RI menekankan keselamatan peserta harus diutamakan pelaksanaan pelatihan untuk sementara harus dihentikan karena untuk keselamatan dan perlindungan peserta.)***















