SERANG, – Pemuda Berdampak menyelenggarakan Diskusi Interaktif Serial I bertema “Membaca Indonesia Emas 2045: Sejauh Mana Kesiapan Pemuda Banten Menyongsong Masa Depan Bangsa?”. Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis bagi generasi muda untuk membaca tantangan, peluang, serta peran pemuda dalam mengawal pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Diskusi menghadirkan tiga pemantik, yakni Ardhya Naufal Fahri, Sekretaris Wilayah Lembaga Pembinaan Pemuda Remaja Masjid BKPRMI Provinsi Banten, Bagas Yulianto selaku Founder Pemuda Berdampak, serta Muhammad Husein, Aktivis Banten. Ketiganya mengulas pentingnya keterlibatan aktif pemuda Banten dalam menjawab dinamika dan arah pembangunan bangsa ke depan.
Founder Pemuda Berdampak, Bagas Yulianto, menegaskan bahwa pemuda harus mengambil peran nyata dan tidak sekadar menjadi penonton dalam perjalanan bangsa.
“Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton. Kita harus bergerak, membangun kolaborasi, menciptakan inovasi, dan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Masa depan Banten dan Indonesia ada di tangan generasi hari ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ardhya Naufal Fahri menekankan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak hanya berbicara soal pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi, tetapi juga kesiapan karakter generasi muda.
“Pemuda harus hadir sebagai generasi yang memiliki nilai, kepedulian sosial, kepemimpinan, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Muhammad Husein menambahkan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam mengawal arah pembangunan daerah.
“Banten memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari Indonesia Emas 2045. Potensi ini harus dikawal dengan gagasan, kepedulian, dan keberanian pemuda untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan,” katanya.
Melalui diskusi ini, Pemuda Berdampak mengajak seluruh elemen pemuda untuk tidak hanya memahami visi Indonesia Emas 2045 sebagai target nasional, tetapi menjadikannya sebagai gerakan kolektif yang dimulai dari daerah.
Dengan semangat “Mengabdi, Bergerak, Berdampak”, Diskusi Interaktif Serial I menjadi langkah awal membangun ruang kolaborasi pemuda Banten dalam menghadirkan gagasan dan aksi nyata menuju masa depan yang lebih baik.















