SERANG, – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mempertegas komitmen keselamatan kerja di tengah tantangan cuaca ekstrem. Hal ini ditandai dengan digelarnya Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, menyikapi tingginya intensitas hujan di wilayah Banten belakangan ini.
General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin, menyatakan bahwa prosedur K3 adalah harga mati yang tidak boleh dikompromikan, terutama saat petugas harus bekerja dalam kondisi lapangan yang tidak ideal.
“Kondisi lapangan tidak selalu ideal, tapi komitmen keselamatan tidak boleh berubah. Tidak ada yang lebih penting dari nyawa manusia. Jika keselamatan terjaga, maka keandalan sistem akan mengikuti,” ujar Joharifin dalam arahannya di Serang, 2026.
PLN menekankan bahwa disiplin prosedur dan kesiapsiagaan mengelola risiko adalah kunci menjaga pasokan listrik tetap aman bagi masyarakat. Joharifin menyebut budaya K3 harus menjadi gaya hidup, bukan sekadar kewajiban formalitas.
Dalam kegiatan ini, PLN UID Banten melakukan pengecekan ketat terhadap:
• Alat Pelindung Diri (APD): Memastikan seluruh personel menggunakan perlengkapan standar.
• Kelengkapan Peralatan: Melakukan checklist pada perangkat pendukung operasional lapangan.
• Kepatuhan Prosedur: Memastikan setiap tahapan pekerjaan meminimalisir risiko kecelakaan kerja.
Langkah preventif ini diharapkan mampu mewujudkan target Zero Harm Zero Loss secara nyata. Di tengah cuaca buruk, kesiapan alat dan kepatuhan petugas menjadi benteng utama dalam menghindari anomali kelistrikan yang dapat membahayakan petugas maupun warga.
“Budaya K3 adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin memastikan setiap insan PLN berangkat sehat dan kembali ke rumah dengan selamat,” pungkas Joharifin.
Peringatan Bulan K3 2026 ini menjadi momentum bagi PLN UID Banten untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan.***














