Scroll untuk baca artikel
NEWS

Sering Mengatakan Ibu Pacar Sakit-sakitan, Wanita Tewas Dicekik di Pandeglang

×

Sering Mengatakan Ibu Pacar Sakit-sakitan, Wanita Tewas Dicekik di Pandeglang

Sebarkan artikel ini

PANDEGLANG-Terjadi pembunuhan di Desa Kadu Jangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten. Korban Perempuan (DI) diduga dibunuh oleh Pria (OK) yang merupakan pacarnya.

Pembunuhan terjadi pada Kamis (7/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, di kamar rumah pelaku dengan cara mencekik korban.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang Iptu Alfian Yusuf mengatakan pembunuhan ini terjadi akibat kekesalan pelaku merasa sakit hati atas ucapan korban yang menyinggung kondisi orang tuanya.

Lalu pelaku merasa tersinggung dan gelap mata dan langsung melakukan pembunuhan.

“Jadi motifnya ini terduga pelaku merasa sakit hati terkait ucapan dari korban yang menyinggung masalah kesehatan dari ibu terduga pelaku,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Alfian menuturkan dugaan motif lain pelaku lancarkan aksi kejinya atas dasar dugaan perselingkuhan antara korban dan pria lain.

BACA JUGA  Warga Tangerang Jadi Tentara AS Status WNI Terancam, Menlu dan Menkum Angkat Bicara

Namun, menurutnya, pemicu utamanya adalah penghinaan korban terhadap orang tua pelaku.

“Kalau sejauh ini yang fatalnya terkait ucapan tadi (penghinaan). Tapi mungkin bisa dilatarbelakangi adanya dugaan perselingkuhan antara korban dengan lelaki lain,” katanya.

Pelaku mengakui membunuh pacarnya lantaran kesal karena menghina dan menyinggung kondisi orang tua pelaku yang sering sakit-sakitan.

“Sakit hati, katanya saya lebih mementingkan mama saya yang penyakitan, nggak berguna,” ucapnya.

Pelaku sempat hendak mengkahiri hidupnya dengan meminum obat-obatan dan bersandar di jasad korban.

“Pas saya minum obat sempat nyender ke dia, tapi nggak lama saya keluar kamar,” kata pelaku

Sementara itu, Sekdes Kadu Jangkung Dede Amung membenarkan kejadian pembunuhan dan sangat menyayangkan.

BACA JUGA  Adde Rosi Khoerunnisa Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Aula DPD Golkar Lebak

kami dari Pemerintah Desa menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

“Kami membenarkan bahwa terduga pelaku merupakan warga kami. Namun, kami meminta semua pihak untuk tetap menjunjung tinggi asas praduga dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polres Pandeglang yang saat ini sudah mengamankan pelaku” kata Dede dalam keterangannya.

Usai polisi melakukan penyelidikan, korban dibawa ke RSUD berkah Banten, mengunakan mobil ambulan puskesmas Mekarjaya.

“Pelaku orang Kadu Jangkung sedangkan korban orang saketi” tambahnya