Scroll untuk baca artikel
NEWSTEKNOLOGI

Pemkot Tangsel Perkuat Transformasi Digital Terintegrasi untuk Tingkatkan Layanan Publik

×

Pemkot Tangsel Perkuat Transformasi Digital Terintegrasi untuk Tingkatkan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

TANGSEL, – Pemerintah Kota Tangerang Selatan menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital pemerintahan melalui integrasi sistem layanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberhasilan digitalisasi tidak diukur dari banyaknya aplikasi, melainkan dari kemudahan, kecepatan, dan kualitas layanan yang dirasakan warga.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyampaikan bahwa digitalisasi harus menjadi instrumen strategis untuk menyelesaikan persoalan publik, bukan sekadar pengembangan sistem administratif.

“Transformasi digital harus dimulai dari perubahan pola pikir aparatur. Teknologi harus terintegrasi dalam cara berpikir, pengambilan keputusan, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Asep.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Tangsel mengoptimalkan platform Tangsel ONE sebagai super apps layanan publik. Platform ini mengintegrasikan puluhan layanan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), meliputi administrasi kependudukan, layanan kesehatan, pendidikan, hingga kanal pengaduan masyarakat dalam satu pintu digital.

BACA JUGA  HPN 2026, DPRD Pandeglang Tingkatkan Sinergitas Dengan Wartawan

Melalui Tangsel ONE, masyarakat dapat mengakses layanan secara mandiri, transparan, dan efisien tanpa harus mengunduh banyak aplikasi. Sistem ini juga dilengkapi kanal aduan terintegrasi yang langsung diteruskan ke perangkat daerah terkait untuk mempercepat respons, serta asisten digital berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang beroperasi selama 24 jam.

Di sisi internal, Diskominfo Tangsel terus mendorong penguatan kapasitas aparatur melalui peningkatan literasi digital, keamanan siber, tata kelola data, serta pemanfaatan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Upaya ini diarahkan untuk membangun budaya kerja digital yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Asep menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak ditentukan oleh kecanggihan infrastruktur teknologi, melainkan oleh kepemimpinan dan komitmen dalam mengeksekusi perubahan secara konsisten.

BACA JUGA  Pelabuhan Merak Terapkan Single Ticketing, Pemudik Tak Bisa Pilih Kapal

“Transformasi digital yang berhasil adalah ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat pelayanannya lebih sederhana, terintegrasi, dan berkualitas,” pungkasnya.