Scroll untuk baca artikel
NEWS

Retribusi Parkir Bocor 9 Miliar, Wali Kota Serang Minta Evaluasi

×

Retribusi Parkir Bocor 9 Miliar, Wali Kota Serang Minta Evaluasi

Sebarkan artikel ini

SERANG-Retribusi parkir di Kota Serang, Wali Kota Budi Rustandi menyebut adanya kebocoran karena selama ini tidak pernah sampai target.

Mengingat banyaknya kendaraan yang sering parkir di Kota Serang targer retribusi tidak sampai ada dugaan kebocoran sebesar 9 miliar.

Budi meminta adanya evaluasi sistem penerimaan retribusi parkir menduga ada kebocoran.

“Dan kebetulan kita juga ada ini dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) bahwa di situ banyak temuan yang mana kita kehilangan sekitar Rp 9 miliar,” ujarnya.

Ia menambahkan adanya target yang harus tercapai hingga saat ini hanya 50 persen pencapaian.

“Cuma nggak pernah nyampe 50 persen, nah ini ada kebocoran di antara jukir dan koordinator nih,” katanya.

BACA JUGA  Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 1447 H

Saat ini, Budi sedang mengumpulkan ukir dan koordinator parkir di kantor Wali Kota Serang. Menurutnya, ada masalah pengelola parkir tidak menyetor seluruhnya kepada pemerintah.

“Karena kan sebenarnya bocornya itu karena enggak dibayarin gitu loh. Misalkan ditarget 1 bulan Rp 15 juta, dia bayar cuma Rp 5 juta sebulan. Dan itu tidak diberi warning gitu loh. Makanya saya agak-agak sedikit ini ya. Nah, di saya sekarang ini kalau mereka begitu, cabut SK-nya,” katanya.)**